Tampilkan postingan dengan label chat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label chat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 September 2011

"Sorry sorry for making your live a living hell."

[warning: this post will be a HUGE randomness. Rated: unrated /apaan]

Jadi, pertama-tama... *ngeliatin post terakhir yang-entah-berapa-bulan-yang-lalu*, saya minta maaf menelantarkan blog. Serius. Saya yang lebih sering menggaje pula tiap masuk blog. Terakhir...apa, ngepost tentang karakter yang saya buat dengan nistanya? APA? OK. Random. Intinya saya minta maaf telah melupakan blog ini selama beberapa waktu. Dan soal award yang saya dapat dan belum saya post (kalau ada =)) =)) ) saya bilang terimakasih aja ya ^^. Lagi males ngepost.

Dan selamat idul fitri, kawaaan. Iya, telat super kok. Saya tahu. Eheee. Tapi kan katanya 'lebih baik telat ketimbang tidak sama sekali.' Iya, ngeles super, tapi gimana dong? Masa saya harus ngapus tulisan yang udah saya buat susah-susah?

krikkrikkrikkrik

Jadi....entah kenapa tiba-tiba saya galau. Soal minta maaf, memaafkan, dan blablablabla. Sesuai judul yang diculik dari sebuah lirik lagu (yang konyolnya saya bahkan lupa judulnya .____.) kita akan membahas mengenai maaf. Minta maaf, especially. Karena jujur, saya orang paling susah buat ngomong 'maaf' kalau saya yang beneran salah.

Dan silahkan anda bilang "KOK BISA YAAAA?"

Saya akan menjawab, "Ooooh, tidak tidak bisa."

Dan saya tahu saya sudah menghabiskan entah berapa kalimat untuk nulis percakapan gaje macam begitu.

Tapi serius deh, kalau saya punya salah, saya paling susah ngomong 'minta maaf'. Berasa....gak tahu aja. Rasanya kayak....entahlah deh. Setiap mau bilang minta maaf pasti susah keluarnya. Saya gak ngerti kenapa dimana ini kayaknya jadi masalah yang lumayan pelik buatdiri saya. Saya orang paling gak ekspresif di dunia ini....itu kayaknya yang orang pertama kali lihat dari saya (padahal saya heboh minta ampuuun!), membuat....saya berdespo ria sendiri.

Ada apa dengan diri sayaaaa? Sanguin mananyaaaa, tes kepribadiaaaaaan?

kembali krik.

Ya, tapi masalah saya yang rada pelik itu memang soal susahnya keluar kata maaf. Herannya pas saya lagi gak salah saya bisa dengan randomnya berkata 'maaf' sementara orang cuma noleh ke saya dan nanya "Emangnya salah apa?" Dan saya pasti langsung keder ditanyain gitu.

Sudah deh, selesai dulu. Jadi makin nyampah. Maaf yaaa owow.

Selasa, 21 Desember 2010

Vacation: ON DEMAND.


A vacation is like love - anticipated with pleasure, experienced with discomfort, and remembered with nostalgia.
-Unknown
Hah, liburan memang hal yang begitu menyenangkan. Semua murid pasti menanti-nantikannya, kan? Meski biasanya pas liburan kangen ke sekolah lagi, hehe. Tapi pas di sekolah pasti kangen lagi sama sensasi liburan. Fakta, kaan?

Buat saya, liburan kali ini bukan cuma sekedar liburan. Tapi waktu yang tepat untuk memanfaatkan "rumah" sebagai "tempat untuk bersantai." Di hari biasa, bahkan hari sabtu-minggu, biasanya rumah cuma menjadi tempat makan malam dan tidur, lol. Jadi rasanya, untuk saya yang aslinya orang rumah banget, liburan menjadi waktu yang tempat untuk berleha-leha di rumah.

Saya tahu, kebanyakan orang palingan pergi untuk merayakan hari istimewa semacam ini. Tapi saya pribadi males, takutnya pas hari masuk sekolahnya malah tambah capek, jadi saya dirumah aja deh. Toh banyak DVD di rumah nganggur, minta dimainin.

Anyway, my activity list:

Watching TVs- Err, yep. Saya jadi keseringan nonton TV. Kadang kalau bosan ke Fox, nonton Criminal Minds rerun season 3 kek, atau mungkin Bones premiere season 5 kek (saya nungguin 100th episode-nya, ngomong-ngomong. Zach muncul lagi.) atau NCIS kek. Atau kadang nonton di AXN, CSI mungkin, atau Chuck, ataupun House, M.D. Tapi cuma ada satu sih acara yang gak bisa diganggu gugat nontonnya sama saya, Dexter s5. I-itu saya udah tungguin sejak kapan hari -__-.

Playing Internet- Sekarang saya lagi sibuk ngurusin role-playing di Ryokubita. Terus (masih) jadi moderator di Infantrum, dan ngetwit kalau lagi bosan. Dan saya buat tumblr baru lho, take a visit at: http://rainbowoftheirz.tumblr.com/

Eating- Makan memang hal paling sip jika tidak ada hal lain yang bisa dilakukan, kan? Dan saya sekarang lagi craving risoles ibu saya yang dalemnya ada daging dan kejunya. Atau pizza homemade. Ataupun lasagna.

Watching DVD- Err, sebenarnya cuma hari 1 sih. DVD playernya tiba-tiba rusak. Tapi saya udah dapet Untitlednya Six Feet Under (err, saya emang banyak ngeskip s4 gara-gara waktu marathon-ing bareng adik saya, sayanya malah sibuk les sehingga banyak episode yang dilewatin) dan The Sopranosnya The Sopranos. Kayaknya kalau DVDnya udah beres, nanti bakal nonton Fringe dulu, terus Weeds, The Sopranos, dan terakhir Breaking Bad--mungkin. Lihat sajalah nanti.

Playing piano-Setengah malas, tapi tetap harus dilakukan. Hello, ujian sudah semakin dekat. *garing*

Minggu, 21 November 2010

-when it ends, it hurts.

Your whole life is leading up to this point
-Six Feet Under (A Coat of White Primer 5:1)


Big news: Saya. Baru. Menyelesaikan. Episode. Terakhir. Six Feet Under. So what?. Dan itu menyakitkan, percayalah. Memang sih, kayak gembar-gembor yang saya baca di twit orang, atau blog, atau apalah, akhirnya sangat cantik... apalagi yang 10 menit-an terakhir, itu bener-bener tearjeaking banget. FYI, bahkan saya menangis (baca: betul, menangis) sepanjang episode. Padahal saya disodorin episode ke100nya Criminal Minds yang bikin ibu dan adik saya kejer-kejer nangisnyapun padahal udah nonton dua kali. Sementara saya yang baru nonton sekali malah pasang muka datar.

Tapi karena itu, makanya menyakitkan banget.

.

Relate to my real life: Saya harus belajar merelakan.

...saya selalu berkata "saya kangen SMP, ih, gurunya baik-baik". Atau sejenisnya. Kadang saya masih pengen pakai seragam biru-putih, heck ,sayapun kadang masih ngambil seragam adik saya.

..tapi semua berubah, saudara-saudara.

..saya SUDAH SMA. Saya udah gede, saya harus belajar merelakan. Saya harus mulai berubah. And it takes time.

It really takes time.

Doakan semoga saya berhasil, sodara-sodara.