Selasa, 21 Desember 2010
Err, LDKS?
Anyway, LDKS yang juga berkepanjangan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa ini yah, seperti judulnya, untuk melatih kepemimpinan siswa. Melatih sifat siswa agar bisa jadi pemimpin --yeah, you know. Di SMA saya tercinta ini dilaksanakannya telaat banget ngomong-ngomong. Biasanya LDKS diadakan setelah MOS, tapi di SMA saya gara-gara jadwalnya tidak mendukung, baru diadakan pada tanggal 14-16 Desember (timing yang kurang baik, ngomong-ngomong. Acara favorit saya mana premiere tanggal 15 pula #abaikan.)
Sudahlah, kita pass mengenai betapa setengah hatinya saya ke LDKS gara-gara acarasialanitu premierenya ngepas sama LDKS. Apalagi memang pada dasarnya saya gak terlalu suka acara yang bikin fisik nista saya semakin capek. Haha. Saya contoh murid yang buruk, sekali lagi.
Di sana sendiri, banyak kejadian yang kadang.. er, menyebalkan. Banyak juga kejadian yang iyucks sekali (seperti sarapan di hari terakhir, banyak itu yang muntahin Bubur Kacang Ijo. Sebelah saya aja minta saya ngabisin punyanya, kok). Banyak juga kejadian yang melelahkan dan mencapaikan.
-tapi itu semua ada artinya.
Banyak pengalaman unforgettable yang mungkin cuma terjadi sekali seumur hidup. Banyak juga pengalaman baru, banyak teman baru. Saya sendiri sih gak niat bikin laporan atau apa, blog lain telah menjalankannya dengan baik. Saya cuma ingin memberi sentuhan personal pada acara ini :) .
Dan efek yang terlihat jelas?
Angkatan saya mulai main follow-followan di Twitter :D. Termasuk saya yang tukang ikut-ikutan, haha.
Anyway, post selanjutnya mengenai 3 hari liburan pertama saya. Gak penting? Ya sudahlah, saya gak maksa baca ini :p.
Minggu, 21 November 2010
-when it ends, it hurts.
Your whole life is leading up to this point-Six Feet Under (A Coat of White Primer 5:1)
Big news: Saya. Baru. Menyelesaikan. Episode. Terakhir. Six Feet Under. So what?. Dan itu menyakitkan, percayalah. Memang sih, kayak gembar-gembor yang saya baca di twit orang, atau blog, atau apalah, akhirnya sangat cantik... apalagi yang 10 menit-an terakhir, itu bener-bener tearjeaking banget. FYI, bahkan saya menangis (baca: betul, menangis) sepanjang episode. Padahal saya disodorin episode ke100nya Criminal Minds yang bikin ibu dan adik saya kejer-kejer nangisnyapun padahal udah nonton dua kali. Sementara saya yang baru nonton sekali malah pasang muka datar.
Tapi karena itu, makanya menyakitkan banget.
.
Relate to my real life: Saya harus belajar merelakan.
...saya selalu berkata "saya kangen SMP, ih, gurunya baik-baik". Atau sejenisnya. Kadang saya masih pengen pakai seragam biru-putih, heck ,sayapun kadang masih ngambil seragam adik saya.
..tapi semua berubah, saudara-saudara.
..saya SUDAH SMA. Saya udah gede, saya harus belajar merelakan. Saya harus mulai berubah. And it takes time.
It really takes time.
Doakan semoga saya berhasil, sodara-sodara.
Selasa, 17 Agustus 2010
..and it always has the happy ending.
..saya masih gak nyangka..
..sungguh, ini sama sekali gak ada di mimpi saya...
Alhamdulillah, #dalmatian101 akan 10.1 menang Lomba Tata Upacara - juara umum 1 pulaa :). Rasanya, entah kenapa, saya bahagiaaa banget akan hasil ini. Rasanya semua pengorbanan saya, capek-capek setiap hari latihan di sekolah terbayar juga..
Selain itu, 10.1 juga memenangkan katagori-katagori ini:
1.Pemimpin upacara terbaik dimenangkan oleh Dimas Dewantara dari kelas X-1.
2.Pengibar bendera kiri terbaik dimenangkan oleh Farhan Ramadhan dari kelas X-1.
3.Pembaca pembukaan UUD '45 terbaik dimenangkan oleh Sabila Fadhiah dari kelas X-1.
4.Komandan regu putra terbaik dimenangkan oleh Aidhil Mar'ie Luthfi dari kelas X-1.
.
.
.
Aww, what a gift. Sekalian merayakan 1 bulanannya 10.1 niiih :)
Love this day. (seandainya gak ada PR buat besok, pasti makin sempurna lol)
Sabtu, 14 Agustus 2010
The Oneliner of The Day : "Saya akan mendidik kalian menjadi seorang pemimpin."
Saya akan mendidik kalian sebagai seorang pemimpin
Yah, ini adalah kata-kata yang selalu diucapkan pada setiap kesempatan oleh ibu Sugardini yang juga menjadi walikelas #dalmatian101 aka kelas 10.1 yang saya sayangi dan saya cintai, yang juga menjadi guru biologi kelas saya yang.. err... cukup galak tapi aslinya baik.
Saya pribadi sih udah bosen berat dengerin kata-kata ini :P . Habis, kayaknya ini trademarknya Bu Dini banget sih lol. Dikit-dikit kalau muridnya ada salah selain dikasih komentar panjang lebar selalu aja terselip oneliner yang satu ini. Kalau lagi perwalian juga -__-. Maaf, Bu, saya gak berniat menjelek-jelekkan kok, bukan niat ngetawain juga, tapi masalahnya...kalau mau menginspirasi, sesekali, pilihlah kata-kata lain :D.
ps: Post saya terinspirasi sama punya Dinda. Check out her blog, all :)