Tampilkan postingan dengan label tv shows. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tv shows. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Mei 2011

..fangirl: detected.

Pertama-tama, maafkan saya yang sempet-sempetnya ngapdet blog padahal udah kayak mau dibuang begini. O.o. #sujud.

Kedua, makasih atas award-award—tunjuk shoutbox dengan terharu—yang anda berikan. Nanti pasti dipost kok. Saya cuma.. lagi belum ber-mood. Tungguin aja ya. Nanti pasti ada waktunya, percayalah :D. Dan ok, saya berkesan random abis jadinya.





—yeah, lempar saya



Ketiga..saya mau ngepost fangirl kyakyakyakya dulu yak. Maaf terganggu. Dan pasti terganggu #krik. Intinya, saya mau fangirl dulu deh. Picspaming, fangirling, drolling, etc. Tahu sendirilah kelakuan orang fangirling. #krik. Kalau gak suka, umm, gak papa, pergi saja. Ini fandom-related, jadi saya ngerti banget..kalau pada bingung.

Let's have a deep talk about Fringe, anyway, shall we?

















Fringe
2008-now; Sci-Fi.
Co-created by: J. J. Abrams - Alex Kurtzman - Roberto Orci
Starred by: Anna Torv . Joshua Jackson . John Noble . Lance Reddick . Kirk Acevedo Blair Brown . Jasika Nicole



Aaaah! *scream*

OK, ka-kayaknya DVD acara ini udah nganggur rada lama di tempat saya.. dan herannya baru ditonton minggu ini :. Saat ini saya masih ada di episode 17, season 1. Dan masih berharap otak bisa diapdet sedikit kapasitasnya untuk mengerti kata-kata yang diucapkan oleh Walter Bishop orz *insert bego face here*.


Intinya.. umm, ceritanya tentang sebuah divisi di FBI yang menangani kasus-kasus "aneh" dan agak-agak berbau sci-fi yang disebut sebagai The Pattern oleh FBI itu sendiri. Divisnya ini diberi nama Fringe Division dengan beranggotakan Olivia Dunham (Anna Torv) sebagai agen FBI-nya , Peter Bishop (Joshua Jackson) yang bertugas mem..umm, babysit ayahnya, dan juga Walter Bishop (John Noble) seorang ilmuwan yang kontroversial dan sempat masuk rumah sakit jiwa.


Plot keren, checked. Penuh misteri yang minta dilempar satu-satu saking gak mudengnya. Mulai dari teleportation sampai teori Schrodinger's Cat aka Parrarel Universe—yang terakhir memegang peranan penting di season-season selanjutnya kalau menurut spoiler—yang beneran bikin puyeng. Tapi masih punya sisi manusiawi di sana. U-uh. I'm not a huge fans of sci-fi, so consider this as a very humble [crazy] compliment.


Tapi yang beneran saya sukaaaa — karakternyaa♥. Beneran kyakyakyakyaa banget.


Saya suka banget Olivia, first. Kesannya tough girl abis dan keren. Dan keliatan sincere, entah kenapa. Memang..umm, belum terlalu kerasa emosinya di s1 ini, tapi.. ah♥♥, saya udah cinta kok♥♥. Dan gak mary-sue—dia bisa egois juga. Tapi tetep aja.. unyu banget o.o. Terus juga The Bishop's yang gilaaaa ♥ kyakyakyakya. Peter yang bad-boy itu, sama Walter yang.. mad scientist itu. Ampun, serius, keren banget. Saya kayaknya bisa ngabisin satu post sebenarnya kalau cuma mau bahas mereka bertiga. BENERAN UNYU SOALNYA YAYAYAYAY!



tapi saya naksir Peter luar biasa sih /dijitak




/krik.




Sudahlah. Lupakan dulu. Sekian saja post ini. Nanti bahas lebih lanjutnya.. ya? o.o. Bye!

Rabu, 26 Januari 2011

..this is insane.

Kalau yang ngefollow twitter saya, mungkin akan tersadar betapaa... saya seriing banget dengerin lagu Way Down In The Hole (various artist - tapi saya dengerinnya biasanya yang Steve Earle sih) dan Woke Up This Morning (Alabama 3).

Which is? Opening dari 2 acara lama HBO yang sangaaat terkenal, The Wire dan The Sopranos. Dan yang lebih penting lagi, isinyaaaa... err, ajaib?

Ini saya kasih cuplikannya.


When you walk through the garden
You gotta watch your back
Well I beg your pardon
Walk the straight and narrow track
If you walk with Jesus
He's gonna save your soul
You gotta keep the devil
Way down in the hole

- Way Down In The Hole


..dan...

You woke up this morning
Got yourself a gun,
Mama always said you'd be
The Chosen One

You're one in a million
You've got to burn to shine,
But you were born under a bad sign,
With a blue moon in your eyes.

- Woke Up This Morning.

Liriknya memang betul-betul.. err, ajaib, kan? Bau-bau kekerasan, anarkisme, sinisme, dan keras gimana gitu. Berkesan depresi (tapi emang cocok sih sama acaranya. Acara HBO yang lama-lama kebanyakan genrenya noir drama euy.)

..TAPI DEPRESINYA ITU LHOO. Saya jadi cintaaa.

Gak tahu. Mood dan selera saya ajaib. Entah kenapa setiap dengerin saya jadi makin semangat *?*. Rasanya seperti dengerin fantasi terliar saya atau gimanaaa gitu. Enak aja dengerinnya. Bikin semangat (meski liriknya itu gaje begitu), Entahlah, nada rocknya? Atau uhukfangirlingsayasamaTonydanOmaruhuk membuatnya terdengar enak? Entahlah.

Tapi satu hal yang pasti,
Saya selalu mainin ini setiap malam-malam tepat setelah saya download, cuma buat menyemangati diri sendiri menghadapi kesetressan dunia.

Spam banget? Err, abaikanlah. Ini cuma post kegalauan doang kok :D

Sabtu, 25 Desember 2010

Dexter's Tittle Sequence

Hi, everyone!

..dan saya membuka dengan opening basi, lol.

Anyway, saya hari ini pengeen banget ngepost (lagi!) mengenai salah satu opening favorit saya. Err, dan setelah terombang-ambing antara opening Six Feet Under dan openingnya Dexter.. dan akhirnya, saya pilih opening yang terakhir disebut. Sorry, tapi saya sejujurnya udah banyaaaaak banget rambling soal openingnya Six Feet Under di tumblr.

OK. Err, apa yang harus saya ceritakan yah soal opening ini? Saya sih sudah pernah menceritakan sedikit (atau lumayan?) di post ini. dimana itu absurd banget penjelasannya. Yaah, tapi entah kenapa, gara-gara nonton season 5-nya, saya jadi pengeeeeen lagi ngerambling, kali ini lebih banyak mengenai opening yang satu ini.

Di entri blog sebelumnya sendiri saya pernah menjelaskan opening ini sebagai berikut:
Dexter (Showtime, 2006-now) - Opening acara ini mungkin membuat anda tidak bisa sarapan selama satu minggu... mengingat betapa disturbing-nya title sequence-nya. Konsep designnya sendiri buat saya sangat, sangat keren (dan disturbing, tapi memang itu yang dibutuhkan!) dan sesuai buat tokoh utamanya. Saya juga lumayan suka lagu opening-nya, kayak memberi kesan dark and witty. Uh. Saya keseringan speechless kalau membicarakan opening acara ini. Rasanya sempurna aja dalam mengkover isi acara ini. Menceritakan tentang si tokoh utama yang melakukan daily routine-nya.. tapi.. yah, di super-close-up sehingga kesannya horor.


Err... saya tahu bahwa penjelasan ini rasanya absurd banget -.-. Ma-maksudnya, mungkin semuanya pada susah dapet gambaran kenapa acara ini openingnya harus dibuat distrubing --kecuali yang meang nonton atau iseng nge-wikipedia. Atau ada apa dengan isi ceritanya sampai openingnya (menurut saya yang superduperabal ini) harus sampai horor begitu? Atau sehoror apa sih openingnya?

Saya rasa saya pertama-tama harus menceritakan mengenai cerita dari film-nya :) .

OK, ini resume cerita yang saya culik dari Wikipedia *ketahuan males bikin resensi*:
Dexter is an American television drama series that centers on Dexter Morgan (Michael C. Hall), a forensic bloodstain pattern analyst for the Miami Metro Police Department who moonlights as a serial killer.

Err, kalau anda gak ngerti silahkan google translate. Yaah, intinya film ini menceritakan tentang seorang analisis percikan darah untuk kepolisian yang juga diam-diam merangkap pekerjaan sebagai pembunuh berantai. Dan anyway, ceritanya keren kok kalau niat nonton

OK. Back to the topic. Seperti yang pernah saya bilang, opening ini menceritakan "morning routine" si tokoh utamanya. Mulai dari bangun tidur, makan sarapan, ganti baju, dan lainnya. Namun, gambarnya sendiri dibuat super close up, seakan-akan membuat kita mencari "the shades of the character" -- mencari sisi gelap karakternya. Daan, err, percayalah dengan saya, tidak pernah ada gambar jeruk bisa dibuat sesadis ini :p.

Anyway, here is the video ^^.



ps: Dibuat oleh Digital Kitchen, dimana buat saya karya-karya mereka memang aww!

Kamis, 16 Desember 2010

Nominees are in!

Err, sudah pada tahu kan kalau nominasi Golden Globe dan Screen Actor Guilds sudah keluar? Dan membuat saya teriak-teriak jingkrak gara-gara Elizabeth Moss dapat nominasi juga di Golden Globe *hugs*. Finally. Plus.. The Walking Dead dapat nominasi Golden Globe, sweet.

wishlist, anyway:
1) Err, saya PENGEN banget Elizabeth Moss menang.
2) ..no more Mad Men winning, pleasee.
3) For God's sake, give the Temple Grandin a win :).
4) Give some loves to Inception, okay?

Senin, 06 Desember 2010

another random quote #3



"Successes only last until someone screws them up. Failures are forever"

-gregory house on house, md: season 6, broken pt.2

another random quote.. i just love it.


Nate:None of this turned out the way I wanted it to. I wanted to love you. I did love you. And I just felt like we were beginning to I know we were. I know it in my heart. I feel like I had this once-in-a-lifetime chance and I fucked it up.

Lisa:Nate, I'm not a chance. I'm a person
-six feet under, season 3:twilight (3.12)

Kamis, 25 November 2010

stop!

Nathaniel: You’re missing the point.
David: There is no point, that’s the point.
David: Isn’t it?
Nathaniel: Don’t give me this phony existential bullshit, I expect better from you. The point’s right in front of your face.
David: Well I’m sorry but I don’t see it.
Nathaniel: You’re not even grateful are ya?
David: Grateful? For the worst fucking experience of my life?
Nathaniel: You hang onto your pain like it means something, like it’s worth something - well let me tell ya, it’s not worth shit. Let it go. Infinite possibilities and all he can do is whine.
David: Well, what am I supposed to do?
Nathaniel: What do you think? You can do anything, you lucky bastard, you’re alive!
Nathaniel: What’s a little pain compared to that?
David: It can’t be so simple.
Nathaniel: What if it is?

(Six Feet Under - 4:12, Untitled)

Kenapa setiap saya lihat adegan ini saya merasa saya orang paling bodoh di dunia mengeluh melulu? Kenapa jiwa oodipus saya jadi bangkit.. dan salah sasaran ke Richard Jenskins? lol. Kenapa saya seakan amnesia mendadak kalau David itu.. ah, sudahlah. Itu gak penting.

Jujur, scene ini cantik banget. Directing-nya keren, writing-nya bikin saya aww, aktingnya juga. Maklum deh, satunya kan Oscar-nominee, satu lagi Emmy-nominee yak :p. Tapi saya gak bakal ngebahas mengenai betapa awesome-nya adegan yang satu ini~.

Saya lagi pengen ngebandingin keadaan saya aja, kok.

Quote dari adegan ini memang "nancep" bangeet. Ribet banget yah kadang orang hidup, sudah masih dapat kesempatan mengubah - atau melakukan sesuatu yang meringankan masalah, kita malah terjebak di masalah itu. Merasa terkurung.

Bodoh memang. Tapi akuilah, anda (dan saya, terutama!) pasti kayak gitu juga kan?

.

.

..I always read this when I feel bad and sad, really.

Minggu, 21 November 2010

-when it ends, it hurts.

Your whole life is leading up to this point
-Six Feet Under (A Coat of White Primer 5:1)


Big news: Saya. Baru. Menyelesaikan. Episode. Terakhir. Six Feet Under. So what?. Dan itu menyakitkan, percayalah. Memang sih, kayak gembar-gembor yang saya baca di twit orang, atau blog, atau apalah, akhirnya sangat cantik... apalagi yang 10 menit-an terakhir, itu bener-bener tearjeaking banget. FYI, bahkan saya menangis (baca: betul, menangis) sepanjang episode. Padahal saya disodorin episode ke100nya Criminal Minds yang bikin ibu dan adik saya kejer-kejer nangisnyapun padahal udah nonton dua kali. Sementara saya yang baru nonton sekali malah pasang muka datar.

Tapi karena itu, makanya menyakitkan banget.

.

Relate to my real life: Saya harus belajar merelakan.

...saya selalu berkata "saya kangen SMP, ih, gurunya baik-baik". Atau sejenisnya. Kadang saya masih pengen pakai seragam biru-putih, heck ,sayapun kadang masih ngambil seragam adik saya.

..tapi semua berubah, saudara-saudara.

..saya SUDAH SMA. Saya udah gede, saya harus belajar merelakan. Saya harus mulai berubah. And it takes time.

It really takes time.

Doakan semoga saya berhasil, sodara-sodara.

Minggu, 07 November 2010

Meme: OTP


Gyah. Saya belum ngelanjutin meme-nya Six Feet Under udah main nambah meme segala. T-tapi, saya masalahnya merasa gak enak kalau saya belum nonton finalenya .. jadi kayaknya saya pending dulu deh -___-.

Anyway, meme ini saya culik dari temen online saya: Evey dan Sekar, membahas mengenai OTP (One True Pairing) dari berbagai cerita. Bisa dari film kartun, buku, film, acara TV, dan lain-lain. Ini aturan mainnya:

1)list 1o "one true pairing" that you admire
2)put them in order
(or not)
3)supply photo for said people.



Kosuke Ueki /Ai Mori (Law of Ueki)
fandomverse: anime/manga, disclaimer: (c) Fukuchi Tsubasa.

Mereka mungkin gak manis-manis banget hubungannya. Mereka mungkin gak berantem melulu kerjaannya saban hari. Tapi persahabatan mereka maniis banget, plus mereka peduli sama satu sama lain. Jugaaa, saya cinta bagaimana dudulnya Ueki -- sampai gak nyadar kalau Mori itu sukaaa sama dia, haha. Saya suka bagaimana mereka berinteraksi.. enak aja ngeliatnya. Damai. Tenteram. Dan penuh jitakan *?*.




Eric Taylor/Tami Taylor (Friday Night Lights)
fandomverse: tv show, dislcaimer (c) DirectTV.
Saya memang masih baru sama acara TV keren yang satu ini .... tapi saya sudah jatuh cinta dengan mereka. Eric dan Tami itu.. pair yang kelihatan harmonis, manis, romantis, dan realistis banget. Mereka kelihatan begitu engaging banget. Mereka kelihatan begitu atraktif. Mereka kelihatan begitu nyaman dengan satu sama lain. Mungkin kadang mereka beradu pendapat.. tapi tetap saja, mereka kelihatan begitu manis dan realistis. Saya harus ngaku, saya cinta dengan development cerita (secara keseluruhan) di Friday Night Lights ini, termasuk Eric/Tami-nya. Loved.





Finn Hudson/Rachel Berry
(Glee)
fandomverse: tv show, disclaimer (c) FOX, Ryan Murphy.
Mereka nampak begitu manis. Duet mereka, bagaimana gestur mereka setiap bareng, semuanya terasa begitu manis dan romantis. Mereka kelihatan cocok satu sama lain. Mereka bisa jadi sangat sweet jika sedang berdua. Mereka kelihatan.. sempurna ^^.


David Fisher/Keith Charles
(Six Feet Under)
fandomverse: tv show, disclaimer (c) HBO, Alan Ball.
Gyah, saya gak nyangka saya akan menulis mereka *kabur*.

OK, silahkan simpan pendapat anda mengenai gay couple. Saya pribadi juga masih rada gimanaaa gitu kalau ngeliat di kehidupan real. Tapi entah kenapa, saya sukaaa banget sama couple ini. Yah, habis, mereka itu.. manis. Pair hetero di Six Feet Under lagipula gak ada yang normal, entah Nate sama Brenda/Lisa/Maggie, ataupun Ruth dengan pacar-pacarnya, dan Claire dengan pacar-pacarnya (kecuali Teeeed~. Coba kalau dari awal ada pair ini, mungkin udah masuk OTP). Mereka berdua itu kadang on/off, tapi kelihatan banget kalau mereka suka satu sama lain. Dan mereka itu saling melengkapi. David yang emosinya dipendem terus (dan tiba-tiba meledak dalam bentuk yang ajaibnaudzubillanmindzalik) dengan Keith yang punya anger issue... uh, sangat saling melengkapi. Memang karena kepribadian mereka yang bertolak belakang mereka jadi kadang berantem, tapi toh mereka pada akhirnya bisa melewatinya. Dan apa saya sudah bilang bahwa pair ini juga "dicintai" TV's critic?



Skeeter Bronson/Jill
(Bedtime Stories)
fandomverse: movies, disclaimer: (c) Disney.
Ah, saya suka banget pasangan ini karena.. so happy ending. Rasanya mereka itu
keliatan maniis banget. Mereka itu cute, dan pertemuan pertama mereka aja udah memberi impresi "unik". Mulai dari Skeeter yang awalnya clueless tentang perasaannya (dan malah mikir dia suka sama Violet), sampai endingnya yang syalalala lebay sekali itu (namun juga manis), membuat saya cinta sama pair ini.



Seeley Booth/Temprance Brennan
(Bones)
fandomverse: tv shows, disclaimer: (c) Hart Hanson, Fox.
Saya jujur memang jadi kurang suka dengan acara TVnya setelah ceritanya malah difokuskan kepada mereka berdua, tapi.. saya tetep aja suka sama pasangan ini.

Tension mereka begitu bikin saya pengen ngomong "aww, aww." Cara mereka berinteraksi yang berantem-romantis itu bikin saya gemeees setiap nonton. Cara mereka memperhatikan satu sama lain bikin saya gatel setiap nonton. Cara mereka manggil satu sama lain, cara mereka ngambek, aah, maniiis banget. Memang pasangan "to be or not to be" itu selalu fun untuk dilihat!


Dexter Morgan/Rita Bennett Morgan
(Dexter)
fandomverse: tv shows, disclaimer: (c) Showtime.
OK, saya jujur kurang suka versi bukunya. Dexternya jauuuh lebih emotionless lagi, sih -__-.Saya sampai menduga kalau di buku itu pedofil *terselubung, lol* saking dia cuma suka anak-anak, geez.

Awalnya memang Dexter itu sama Rita hanya demi.. cover. Penyamaran, atau apalah istilah yang pas. Dan memang kebetulan Rita itu "messed up" banget sehingga ia merasa "aman". Tapi, semakin lama, Dex sendiri akhirnya nyadar (finally!/plak) kalau yah, hubungan mereka gak "sedangkal" itu. Mereka mungkin bukan romantic couple ataupun sweet couple, saya pun gak pernah ngeliat mereka dengan cara "seperti itu." Tapii, mereka menempati tempat spesial di hati saya karena mereka itu bukan lovey-dovey couple.. mereka jauh lebih.. kompleks. Mereka punya impian mereka yang ingin mereka wujudkan. Mereka punya satu impian kecil yang ingin mereka wujudkan bersama-sama: menjalani hidup normal.

Lagipula, Dex jadi lebih "manusiawi" setelah bersama Rita. Banyak tindakan "ajaib" yang ia lakukan gara-gara Rita. Mulai dari proposal romantis (tapi sebenarnya nyontek dari tersangka pembunuhan, lol), sampai puyeng seribu keliling mikirin vow, lalu menunda membunuh Trinity gara-gara pengen belajar "tips sukses" untuk bisa memiliki hubungan yang langeng meski "souless" lol, sa-sampaiii.. ah, sudahlah. Saya jadi nyesek tiba-tiba kalau inget endingnya season 4.






Don Draper (aka Dick Whitman)/Elizabeth "Betty" Draper
(Mad Men)
fandomverse: tv show, disclaimer: (c) Matthew Weiner.
OK, saya sebenarnya punya hati sama Don/Peggy yang kelihatan begitu strictly professional yet cute.. tapi, tetep aja, OTP Mad Men saya ya Don/Betts.

Saya tahu, dari awal saya ngeliat, saya sadar pair ini gak bakal berjalan mulus. Kemungkinan besar mereka gak bakal bisa betul-betul hidup "happily ever after", terimakasih untuk kesecretive-annya Don dan kechildishan Betts. Tapiii, entah kenapa, begitu ngeliat scene mereka di screen, mereka kelihatan begitu manis. Dan, yeah, saya entah mengapa rada ngerasa Dex/Rita di pair ini (well, Don sama Dex itu secretivenya minta ampun, sementara Betts dan Rita itu.. fragile) meski buat saya, pair ini jauuh lebih desperate lagi. Hei, bayangin dong, bahkan si cowoknya aja gak ngasih tahu identitas aslinya, bagaimana cara mereka bisa bertahan? Yah, meski saya tahu kenyataannya mereka itu.. mustahil, saya tetap aja gak tahan sama pair ini. DAN JON HAMM SAMA JANUARY JONES ITU KELIHATAN AWESOME BANGET BERDUAA /abaikan.




Diaz Hanafiah/ Sisy Iswandaryo. (Lukisan Hujan, Putri Hujan dan Ksatria Malam)
fandomverse: book, disclaimer: (c) Sitta Karina.
OK, saya tahu, ini satu-satunya OTP yang berasal dari karya Indonesia -____-.

Saya ingat sekali, pas pertama kali baca, saya tersihir dengan cerita cinta mereka yang rada fairytale namun juga terkesan.. err, modern banget. Cerita cinta antara Diaz dan Sisy itu membuat saya takjub pada saat itu - rasanya maniiis banget. Seperti habis makan marshmellow dibakar. Dan endingnya bener-bener.. terasa maniis. Sweet. Interaksi mereka sangat membuat saya terwaw banget: kadang berantem, kadang temenan, kadang juga maniiis banget. Diaz yang kaku namun baik dan Sisy yang polos, dan mereka terasa begitu sempurna begitu dipasangkan bersama

*maklumi saja ketidaktersediaan gambar untuk mereka
:p*

Shinichi Chiaki/Noda "Nodame" Megumi (Nodame Cantabile)
fandomverse: anime/manga, disclaimer (c) Tomoko Ninomiya
.
Memang pair benci/suka itu bikiin saya gemees, tapi yang ini jauuuuh bikin saya lebih gemees lagi.

Dengan cerita cinta yang berlatar musik (yang biasanya klise), Tomoko Ninomiya berhasil membuat cerita yang gak klise, namun manis. Plus lucuuuu. Bagaimana Chiaki memperlakukan Nodame, bagaimana Nodame memperlakukan Chiaki, itu betul-betul maniis sekaligus bikin ngocok perut. Nodame yang mengagumi Chiaki dan menunjukkannya secara eksplisit, dan Chiaki yang mengagumi bakat Nodame tapi pura-pura sebel, saya selalu senyum-senyum sendiri setiap melihat mereka berdua beraksi di komik ataupun di anime. Bahkan setelah Chiaki menjadi pacarnya Nodame (dimana gak ditunjukin gimana cara Chiaki nembak Nodame, geez), Chiaki masih memperlakukan Nodame dengan dudul. Bikin kesel sih.. tapi saya juga suka ngeliatnya -___-.

Satu-satunya masalah adalaaaah: endingnya. Jujur, endingnya
mengecewakan. Kurang greget gitu Nodame/Chiakinya. *halahmalahcurhat*


--

OK. Meme, saya merasa pusing. *apacobaini*.

Jujuur, saya itu punya banyak fave shippings. Makanya, untuk milih 10 itu.. kesannya jahat bangeet. Padahal kalau ada space, saya pasti udah nambahin Cameron/Mitchell (Modern Family) atau Danny/Lindsay (CSI: NY). Halah. Nasib saya.

Eniwei, ada yang mau komen? #kabur

Sabtu, 30 Oktober 2010

Second day - 30 Days of Six Feet Under

Day 02

Q: What was your initial reaction to the show? When did you "fall in love" with it?
A: My initial reaction? Oh, gosh, it would be hard to explain.
OK, let me show you. What will you think if you see something "like these" in first 15 minutes of the pilot?

ps: It really happened. And.. actually there's a lot more.. but I guess that's enough.

Well... my reaction is "what the f*** happened to this show?"

And by the end of the pilot, I was tired of asking " what the f*** happened to this show?". And by the end of the pilot, I fell in love instantly to the Fishers craziness lol <3.

Jumat, 29 Oktober 2010

30 Days of Six Feet Under

taken from tumblr. But since I don't have tumblr, so.. let me post here ^^.

Day 01 - Who is your favorite character and why?
Day 02 - What was your initial reaction to the show? When did you “fall in love” with it?
Day 03 - Least favorite character. Why?
Day 04 - Favorite episode.
Day 05 - Favorite season.
Day 06 - Favorite opening death sequence.
Day 07 - Favorite supporting/reccurring guest character.
Day 08 - Your favorite Claire boyfriend.
Day 09 - Brenda, Lisa, or Maggie?
Day 10 - Favorite quote or conversation.
Day 11 - Favorite character-on-drugs scene
Day 12 - Your favorite Ruth relationship.
Day 13 - Scene/episode that made you cry the most.
Day 14 - Favorite funeral.
Day 15 - Favorite dead-person-talking-to-alive-character scene.
Day 16 - How did you find out about the show? Why did you start watching it?
Day 17 - Story line you didn’t enjoy or that made you angry/upset.
Day 18 - The character arc or character development you liked the most.
Day 19 - Best piece of artwork Claire did.
Day 20 - Best acting. Either from a specific actor/actress, or a scene you think demonstrated talented acting.
Day 21 - Favorite Brenda and Nate scene.
Day 22 - Character you could relate to the most.
Day 23 - Favorite Claire and Ruth scene.
Day 24 - A scene that made you laugh.
Day 25 - Favorite David and Keith scene.
Day 26 - Favorite Ruth moment.
Day 27 - Best singing sequence.
Day 28 - How would you compare Six Feet Under to other television shows?
Day 29 - Has Six Feet Under changed your view on life and death? Has it changed your view on anything else?
Day 30 - For Six Feet Under fans, what other shows do you suggest or what other shows do you enjoy?

*sorry if you are disturbed on the next 30 days later*

Minggu, 03 Oktober 2010

My Alter-ego on Fictional's Work


An alter ego (Latin, "the other I") is a second self, a second personality or persona within a person, who is often oblivious to the persona's actions. It was coined in the early nineteenth century when dissociative identity disorder was first described by psychologists. A person with an alter ego is said to lead a double life.
Pertama-tama: Tenang saja, saya tidak mengalami kepribadian ganda, kok. Saya normal kok :). Alter-ego yang saya maksud di sini itu adalah orang (tepatnya karakter) yang miriiiip banget sama saya, alias mengambil makna harafiahnya: the other I.

Udah, langsung aja, deh.

1. Noda "Nodame" Megumi.
from Nodame Cantabile (anime/manga) by Tomoko Ninomiya.

Dia..bener-bener mirip banget sama saya ^^. She's like my inner self. She's weird, she's a heavy sleeper, she loves eat, she use strange words (ex: gyabo, mukya, ugya, mugya, etc). Ah, dia bener-bener tipe cewek yang cacat parah, persis seperti saya. And she is loved by everyone! Dan.. satu hal yang paling mirip diantara saya dan Nodame:

Saya dan Nodame adalah orang yang spontan dan kalau udah suka sesuatu kayak kesetanan, tapi ia (dan saya) kadang juga merasa... patah arang.
Mungkin bedanya Nodame sama saya, dia menunjukkan keanehannya secara publik, tapi saya gak seberani itu dalam mengeksposnya. Plus, dia sangat berbakat piano, gak kayak saya, nilai pas-pasan.



2. Peggy Olson.

from Mad Men (TV) by Matthew Weiner

Ah, she's my independent lady!

Peggy Olson sendiri adalah seorang pekerja keras. Ia adalah satu-satunya copy-writer wanita di Sterling Cooper Agency pada tahun 60-an, yang berarti dia harus berusaha ekstra keras untuk membuktikan bahwa dirinya mampu. Ia sendiri seseorang yang keras kepala, feminis, tapi juga innocent. What a lady <3.>

T-tunggu sebentar. Dimana kemiripan saya sama Peggy?

Saya dan Peggy sendiri adalah orang yang punya kemauan yang besar dan keras kepala. Juga, yah.. saya dan Peggy masih cenderung "polos".

3. Claire Fisher.
from Six Feet Under (TV) by Alan Ball.

Coret kehidupan seksualnya dalam perbandingannya dengan saya. Karena saya masih polos soal beginian.. sementara Claire... *geleng-geleng kepala*

Tapi, untuk sisi "remaja labil"nya yang lain, mirip banget.

Claire sendiri.. ya, kayak remaja-remaja normal, sedang dalam masa pencarian jati diri. Mencari sesuatu yang berharga dalam kehidupan remaja ini, gak cuma terjebak dalam sekolah dan hal-hal klise lain. Mencari-cari sementara terkadang dia berbelok ke jalan yang salah. Dia sendiri juga seorang dengan jiwa seni yang tinggi, sehingga.. yah, seperti kebanyakan seniman lain, dia juga seseorang yang cenderung lebih labil dan gundah daripada orang lain. Kemiripan saya sama Claire sendiri yang paling mirip adalah:

Saya dan Claire sama-sama gundahaaan banget. Dan memiliki jiwa "seni" yang bikin lebih.. labil.

Bedanya? Err, mungkin saya gak seekstrim Claire dalam pencarian jati dirinya. Saya gak sampai kesandung narkoba, berpacaran dengan orang-orang yang "ajaib", dan lainnya.


4. Sara Crewe
from A Little Princess (book) by Frances Hodgson Burnett.

Ah, ini tokoh pertama yang membuat saya merasa: ih, ini kayak saya, yak!

Sara Crewe sendiri adalah seorang anak bangsawan dari India yang bersekolah di sebuah asrama terkenal di Inggris. Ia sendiri boleh dibilang seorang gadis yang manis, baik, pintar, cantik, dll.

Lha, dimana mirip sayanya, ya? Sara sempurna gitu.. sementara saya.. cacat :p.

Kesamaan saya dengan Sara sendiri berasal dari satu kata, imajinatif. Kami sama-sama seorang yang suka berimajinasi.


Sudah, segitu dulu. Thanks.

Jumat, 01 Oktober 2010

DVD-DVD yang saya beli



Saya sendiri di rumah sedang kebanjiran dua hal:
1. Buku bacaan novel bahasa Inggris (bapak saya lagi rajin beliin yang kayak beginian, :) )
2. DVD acara barat (ini sih anaknya yang maksa, wkwkwk)
Diantara yang banjir ini, manakah yang paling banjiiir?

Jawabannya, DVD bajakan. Maklum, saya beli di Mangga Dua. Satu DVD, lima ribuuu~, tancep aja :D. Mana banyak acara-acara "nganeh-nganehi" yang enggak mungkin saya ketemuin di tempat lain lagi (kecuali Glodok, mungkin :p) saking memang kurang "mainstream".. atau udah kelamaan. Sementara buku, sebanjir-banjirnya, tetap aja... satu buku mahalnya minta ampun. Apalagi kalau beli edisi hardcover (nah lho malah curhat).

Dan acara-acara yang tidak beruntung sehingga terpaksa saya beli adalaaaah.....

Breaking Bad
(AMC, 2007 - now)
buying: 3 seasons, 8 disc.
resume (based from the back of DVD):
Breaking Bad is a darkly comic drama that captures life at moment of irrevocable change. In the ultimate mid-life crisis, high school chemistry teacher Walter White takes a match to his straight-laced existence and concocts a criminal new lifestyle. Life become crystal clear for Walter when he discovers he is dying of lung cancer. With a new sense of fearlessness and desperate to secure his family's financial future, Walter teams up with a former student to turn a used Winnebago into a rolling meth lab. Released from the daily concerns and constrains of normal society, Walter transforms from repressed everyman into empowered enterpenteur
cast: Bryan Cranston, Aaron Paul, Anna Gunn, Dean Norris, Betsy Brandt, RJ Mitte, Bob Odenkirk, Giancarlo Eposito, Jonathan Banks.
reason to buy this DVD: I usually heard from webs that this show is damn good. So I give them a try. And... Bryan Cranston is always, always, always being announced as the "Outstanding Lead Actor in Drama" in every single Emmy, so I wonder what's so good about him until he make a very,very,hard three-peat (when all the nominees are striking out, IMHO)
have watched it?: The Pilot. And I know exactly why Bryan Cranston got his Emmy just by watch it. I guess I'll stick to this show <3.

Fringe
(FOX,2008-now)
buying: 1 seasons, 7 disc.
resume (based from the back of DVD):
Dawson Creek's Joshua Jackson plays the role of Peter Bishop, a smart guy with many gambling debts. Anna Torv (The Secret Life of Us) plays Olivia Dunham, a young, tough FBI agent who has to confrong an unexplained phenomenon. Also cast in the series are The Black Donnelly's Kirk Acevedo and Boston Legal's Mark Valley. They play FBI agents. The Lord of The Rings: The Return of The King's John Noble and The Wire's Lance Reddick are also on the cast: Noble as Dr. Walter Bishop and Reddic as Philip Broyles, a special agent for Homeland Security head of the Fringe division, that investigates terrorist and paranormal effects. Alongside of them are veteran actress Blair Brown and Take the Lead actress Jasika Nicole. Brown plays Nina Sharp, a 16-year veteran of Prometheus Corp., a cutting-edge research facility, while Nicole plays Astrid Farnsworth, a federal assistant.
cast:Anna Torv, John Noble, Joshua Jackson, Lance Reddick, Kirk Acevedo, Blair Brown, Jasika Nicole, Mark Valley
reason to buy this DVD: My online friend suggest it. And my friend said that it's similar to Bones ( a show which I liked), but they add some sci-fi. Sounds intresting.
have watched it?: No, not really. But soon, I'll try. Hey, the creator is also making Lost... so I have quite a big hope

Mad Men.
(AMC, 2007 - now)
buying: 1 seasons, 4 disc.
resume (based from the back of DVD):
It's New York in the 1960s, and the men and women who work at Sterling Cooper Advertising Agency are some of the top names in the industry. Master manipulator and leading ad man Don Draper is at the top of his game, but there are those sho want to see him topple down. Can he mantain his formidable status?
cast: Jon Hamm, Elizabeth Moss, Christina Hendricks, January Jones, Vincent Karheiser, Kiernan Shipka, Emelle.
reason to buy this DVD: I actually watched it at FX. After a few tries, I kinda like this show... but the time slot is suck. I am usually still outside my house at 6 PM.
have watched it?: I haven't watch the DVD, but I have watch Fife G and Smoke Gets In Your Eyes. And tell me, it is boring, unless you really, really understand it. But when you understand it, you'll love it. And by the way, have I mentioned how beautiful the series is?

Six Feet Under
(HBO, 2001-2005)
buying: 5 seasons, 24 discs.
resume (based from the back of DVD *on first season*):
A drama series that takes darkly comical look at members of a dysfunctional Pasadena family that runs an independent funeral home. With the prodigal elder son (Peter Krause) returning home for the holidays to shattering news, the family must learn to deal with death of their own, while figuring out how to go ahead with the business for a living. A funny and emotional look at grieving American family... that just happens to be in the grief.
cast: Peter Krause, Michael C. Hall, Frances Conroy, Lauren Ambrose, Freddy Rodriguez, Matthew St.Patrick, Rachel Griffiths.
reason to buy this DVD: See the second name on the cast? Yeah. That's my reason, and the suggestions from web that said: "a dark drama". And I love dark drama!
have watched it?: On my way to season 3. And I loved it, really. The casts are super-awesome, no wonder they win Outstanding Cast On Drama on 2002 and 2003 . And.. yeah, I love the "dark bite" :). And you know what? After watching this, I want to see Peter Krause's Parenthood. Seriously.

Sabtu, 25 September 2010

Just a random thought: Title Sequence

Tittle Sequence:

A title sequence is the method by which cinematic films or television programs present their title, key production and cast members, or both, utilizing conceptual visuals and sound. It usually follows but should not be confused with the opening credits, which are generally nothing more than a series of superimposed text.
(taken from Wikipedia)

Hari ini, saya ingin membicarakan tentang tittle sequence.

Err, buat yang tidak tahu apa gerangan itu tittle sequence (dan terlalu malas untuk membaca penjelasan bahasa Inggris di lead artikel nista ini), tittle sequence itu adalah video opening acara-acara. Video yang ada tulisan nama aktor/aktris/staff-nya, seperti itulah.

Yah, memang bagian ini berkesan tidak penting. Dan jujur, kalau saya lagi nonton DVD, saya paling males nonton bagian ini dan kerjaannya nge-skip melulu (apalagi kalau saya udah keseringan nonton openingnya, hehehe.)

Tapi, tetap saja, tittle sequence tidak bisa dipisahkan dari film/acara TV, iya kan?

Memang, banyaaaaaaak banget tittle sequence yang berkesan "ih, biasa banget." Apalagi sinetron Indonesia . Banyak juga acara terkenal yang tittle sequence-nya cenderung "biasa". Tapi.. tetap saja, tittle sequence itu penting. Tittle sequence bisa dibilang merupakan kesan pertama dari sebuah acara. Dan.... kalau kita lihat tittle sequence yang bagus, otomatis kan kita mikirnya "waw, openingnya aja bagus (padahal kan itu cuma bagian "kecil"), gimana dalemnya?" Bener, kan?

Saya sendiri sih fokus ke tv series barat, mengingat memang saya sukanya acara-acara barat. Yah, seperti orang Indonesia sini, title sequence biasanya ada gambar orangnya, terus ditulis nama pemerannya, dan sebagiannya. T-tapi, yah, bedanya sih, biasanya ada efek-efeknya gitu, dan tipografinya lebih keren. Buat saya, channel di luar sana yang opening acaranya bagus-bagus itu HBO. Original progam-nya selalu diberi sentuhan artistik pada openingnya. The Sopranos, The Wire, Six Feet Under, True Blood, Boardwalk Empire, you name it. Openingnya sangat-sangat kereen. Tipografinya keren, konsepnya gak biasa, dan juga lagunya terasa mantap bangeet :) .

Kalau untuk studio-nya sendiri, saya paling suka Digital Kitchen. Konsepnya unik, artistik, dan rapi. Adegan-adegan untuk beberapa openingnya (marked: Dexter, and True Blood lol) cenderung disturbing saking artistiknya , tapi ya... itulah hebatnya :p. Gambarnya jadi susah keluar dari kepala ^^.

Picked some of my favorite opening (not in particular order)

Six Feet Under (HBO, 2001-2005) - Tuhan, bagaimana bisa openingnya begitu cantik dan heart-breaking? Gambar-gambarnya sendiri cenderung "simpel" dan gak disturbing, tapi justru itu kerennya! Dan ke"simpelan-namun-keren" ini didukung dengan tipografinya yang simpel namun cantik juga. Ini sendiri adalak pilot project-nya Digital Kitchen untuk opening, dan entah kenapa, meski ini proyek pertama mereka, hasilnya mantap. Belum lagi lagunya opening ini (yang dibuat Thomas Newman), membuat kesan "heartbreak" dan cantiknya makin terasa. Ah. Saya cinta opening ini.

FYI, opening ini menang Outstanding Main Tittle Design dan Outstanding Main Title Theme Music pada Primetime Emmy tahun 2002.

Mad Men (AMC, 2007-now) - Err, bacotan saya tentang opening acara ini sudah ada di postingan saya sebelumnya, sih... tapi... ah, saya pengen bacot lagi. Durasinya memang cukup singkat.. tapi rasanya memang segitu sudah cukup. The opening is superb, the music is superb (thanks for RJD2 untuk A Beautiful Mine-nya yang keren), and... I just love the concept of the opening. Jatuh dari ketinggian.. seperti keadaan sang tokoh utama yang berada di puncak, namun banyak orang yang ingin "menurunkannnya".

Tittle sequence ini sendiri memenangkan Outstanding Main Tittle Design dan Outstanding Main Title Theme Music pada Primetime Emmy tahun 2008.

Dexter (Showtime, 2006-now) - Opening acara ini mungkin membuat anda tidak bisa sarapan selama satu minggu... mengingat betapa disturbing-nya title sequence-nya. Konsep designnya sendiri buat saya sangat, sangat keren (dan disturbing, tapi memang itu yang dibutuhkan!) dan sesuai buat tokoh utamanya. Saya juga lumayan suka lagu opening-nya, kayak memberi kesan dark and witty. Uh. Saya keseringan speechless kalau membicarakan opening acara ini. Rasanya sempurna aja dalam mengkover isi acara ini. Menceritakan tentang si tokoh utama yang melakukan daily routine-nya.. tapi.. yah, di super-close-up sehingga kesannya horor.

Tittle sequence ini sendiri memenangkan Outstanding Main Tittle Design dan dinominasikan Outstanding Main Title Theme Music pada Primetime Emmy tahun 2007.

House, M.D. (FOX, 2004-now) - Opening-nya cenderung biasa, sih.. tapi entah kenapa, memberi kesan kedokteran setiap saya melihat opening-nya. OK, saya dudul, tapi entah kenapa, gambar-gambar ilustrasi organ tubuh itu memberi kesan ilmiah tapi juga artistik, lol. Dan font-nya juga mantap... dan adegan terakhirnya awesome banget! Saya kangen nonton House setiap melihat opening itu but not for watching Huddy, M.D lol. Yah, begitulah.Opening ini membawa kesan yang simpel dan nostalgia.

Tittle sequence ini dinominasikan Outstanding Main Tittle Design pada Primetime Emmy tahun 2005

Carnivàle. (HBO, 2003-2005)- Saya gak pernah sih nonton acara ini... tapi kata orang, openingnya mantap. Dan setelah saya lihat di youtube.. emang mantap banget! Bagaimana cara mereka me-mix up antara ilustrasi dengan gambar orang benerannya, ah mantap! Dan video orang benerannya itu terkesan.. gimana, gitu. Seperti film dokumentasi hitam-putih. Ah, kereeen! Dan kesan oldish-nya bikin opening ini makin.. mantap. Dan menurut Wikipedia, cerita ini sendiri mencampurkan teologi Kristen dengan gnostisisme dan Masonik sehingga.. opening-nya terasa pas bangeet!

Tittle sequence ini sendiri memenangkan Outstanding Main Tittle Design pada Primetime Emmy tahun 2004.

Desperate Housewives. (ABC,
2004-now) - lol, pasti Mirah ketawa deh bacanya :pYah, meski acaranya kini bisa anda kataogrikan "jumped the shark", tapi.. yah, dulu acara ini keren. Engg, maaf, malah jadi out of topic gini. Tapi, openingnya memang keren banget. Animation-nya keren, theme-nya keren, dan.. konsepnya biar sederhana tapi juga keren. Durasinya memang pendek pisan, cuma entah-berapa-detik, tapi rasanya segitu cukup, kok. Rasanya opening ini menggambarkan ke-"bitchy"-an para ibu-ibu rumah tangga di Wisteria Lane, hehe.

Tittle sequence ini memenangkan Outstanding Main Title Theme Music dan dinominasikan Outstanding Main Tittle Design pada Primetime Emmy tahun 2005.

True Blood. (HBO, 2008-now) - Err, adegan-adegan dari opening ini ada yang M-rated sih.. tapi.. saya cinta banget sama musiknya, dan juga konsep design-nya (meski jujur, saya sering eneg-enegan nontonnya). Penggabungan antara "religious fanaticism" dan "sexual energy" (yang seratus persen bertolak belakang ini) terasa bergabung dengan harmonis. Yah, seperti yang tertulis di Wikipedianya:
Digital Kitchen wanted to express how "religious fanaticism" and "sexual energy" could corrupt humans and make them animalistic. Accordingly, several frames of some shots were cut to give movements a jittery feel, while other shots were simply played back very slowly. Individual frames were also splattered with drops of blood
FYI, opening ini mendapatkan nominasi Outstanding Main Tittle Design di Primetime Emmy Award tahun 2009

S-sudahlah, segitu dulu. Saya capek ngetik :p. Engg, sebelum saya tutup post kali ini, FYI, saya juga suka opening-nya Chuck, How I Met Your Mother, lalu Breaking Bad, dan Nip/Tuck. Sudah, segitu dulu saja. M-makasih :)

Kamis, 16 September 2010

..my obsession: Mad Men Opening.

Ugh, udah lama gak ngepost. Maklum, internet lama :(. Dan sebelumnya, saya mau mengucapkan selamat hari lebaran dulu meski sudah sangat telat -__-. Lebih baik telat dari pada tidak sama sekali.

Anyway, saya sekarang lagi suka, suka bangeeet sama opening-nya Mad Men, sebuah acara TV barat yang.. well, boleh dibilang seriiing banget menang award-award bergengsi di Amerika sana. Acara ini sudah menang Golden Globe, SAG, Emmy, TV Critic, dan lain-lain. Ceritanya adalah tentang orang di agensi periklanan pada tahun '60-an.

Nah, openingnya ituuu... kereeen banget. Design-nya, lagu-nya, ah, semuanya terasa keren banget. Terasa menghanyutkan, dan juga menenangkan! Gak heran opening ini mendapat penghargaan Emmy tahun 2008 untuk dan Outstanding Main Tittle Design dan Outstanding Main Tittle Theme Music.



Enjoy it. Dan... kalau anda punya waktu iseng, coba deh cek parodi opening ini oleh The Simpsons.

Kamis, 12 Agustus 2010

Stupid Comment: Take a Look at Top 10 List Character of Decade

Uhuy, saya emang pecinta melihat list-list. Habis, kayaknya, seru aja ngeliatin list punya orang. Jadi kita bisa tahu apa yang ada di pikiran orang itu, barangkali ada yang sama dengan pikiran kita xD.

Nah, saya kemarin baru menemukan list top 10 character on TV Series of Decade. Kalau anda males buka link, saya kasih deh listnya :).

Honorable Mention (meski di mata saya, ada beberapa yang "pantes" masuk top 10-nya)
  • Adrian Monk, Monk
  • Dwight Schrute, The Office
  • Gob Bluth, Arrested Development
  • Sylar, Heroes
  • The Tenth Doctor, Doctor Who
  • Larry David, Curb Your Enthusiasm
  • Lafeyette Reynolds, True Blood
  • Charlie Kelly, It's Always Sunny in Philadelphia
  • Don Draper, Mad Men
  • John Dorian, Scrubs
  • Carmela Soprano, The Soprano
(yang kena italic berarti saya kenal bangeet)

Err, yang saya kenal di sini sih cuma Adrian Monk dari Monk dan Don Draper dari Mad Men. Tahu dikit tentang John Dorian sih, tapi gak terlalu sih.

Yang pertama mau saya protes: Kenapa gak Adrian Monk masuk list aja? Soalnya, karakternya itu.. unforgettable banget. Saya sayang banget sama detektif yang satu ini. Karakternya sangat mudah untuk kita hubungkan dengan keseharian, dan juga... rasanya, dia punya ciri-ciri menjadi klasik. Karakternya lovable banget.

Kalau Don Draper, jujur, saya gak merasa ada yang aneh dia di Honorable Mention. Saya aja bahkan merasa bersyukur ngeliat tokoh yang satu ini sudah masuk -- meski itu Honorable Mention doang.

Top 10 Spot, all :)

10 – John Locke, LOST

9 – Stephen Colbert, The Colbert Report

8 – Dexter Morgan, Dexter

7 – Tobias Fünke, Arrested Development

6 – Ari Gold, Entourage

5 – Hiro Nakamura, Heroes

4 – Walter Bishop, Fringe

3 — Omar Little, The Wire

2 – Benjamin Linus, LOST

1 – Gregory House, House

(dan seperti yang diatas, yang kena miring saya berarti saya kenal banget, titik.)

Gregory House, eh? INI KAN ORANG YANG BIKIN SAYA PENGEN JADI DOKTER LAGIII :). *maaf, caps emang disengaja o.o*. D-dan Dexter Morgan? T-tenang aja, orang ini tidak membuat saya pengen jadi serial killer lol.

D-dan saya pengen protes. Ngapain Dex cuma nangkring di nomor 8? He deserve more than that :(. He's different from others, I guess. Karakternya sangat kompleks, rasanya kok jahaaat banget cuma dikasih nomor 8. Lima besar kek :(.

Dan juga, dimana Walter White (Breaking Bad)? Dimanakah tokoh yang dimata saya sangat original itu? Saya belum nonton sih, tapi pas saya baca Wikipedia tentang karakternya, dia itu.. membuat saya jatuh cinta hanya dengan membacanya.

Untuk honorable mention, saya merasa seharusnya ada Barney Stinson (How I Met Your Mother). Dia lucu, dan sangat iconic. Rasanya aneh aja ngeliat list ini tanpa tokoh "ancur" yang satu itu

.

.

Hal kedua yang mengganggu saya: sadarkah anda kalau gak ada tokoh ceweknya di sini?

Cuma ada satu di honorable mention: Camela Soprano. Sisanya? Tidak ada, saudara-saudara yang berbahagia. Tidak ada barang setitikpun. Padahal saya akan sangat cinta jika bisa melihat Catherine Willows (CSI) atau Temprance Brennan (Bones) muncul. Memang sih, harus saya akui, dikit banget karakter cewek yang memberi kesan kuat di hati saya. Masa sih harus saya impor tokoh cewek yang paling saya sukai dari anime/manga favorit saya: Noda Megumi?

.

.

Udah, gini dulu aja ramblingnya. Thanks for reading

Sabtu, 24 Juli 2010

Unhealthy Obsession: Comic-con.


Panel Comic-con 2010 untuk Big Bang Theory

Aha, entah kenapa beberapa hari ini saya bener-bener ngiler untuk mendatangi sebuah event di Amerika sana yang bernama Comic-con. Bener-bener ngiler, sampai saya pernah berhalusinasi kalau saya sekarang lagi ada di San Diego (tempat diadakan Comic-con) dan sebentar lagi saya bisa nanya-nanya sama castnya Psych dan nonton sneak-peaknya Dexter. lol.

O-ok, daripada saya nyerocos gak jelas, sebaiknya saya kasih tahu dulu apakah itu Comic-con.


Comic-con (menurut yang saya copas dari wikipedia, hehe) adalah acara yang diselenggarakan selama 4 hari (Kamis-Minggu), meski di hari Rabu sebelumnya ada preview video untuk para profesional dan yang memesan tiket untuk 4 hari. Untuk tahun ini, seingat saya preview video-nya adalah Nikita, acara TV dari CW. Acara Comic-con ini cukup banyak cakupan genre-nya, mulai dari anime, manga, movie, game sampai TV Shows. Untuk tahun ini, waktunya jatuh pada tanggal 22 sampai 25 Juli, yang berarti minggu ini.

Saya pribadi sih jujur aja ingin ke Comic-con untuk mencari spoiler dan preview buat acara-acara TV season terbarunya, hehe , sekalian kalau bisa dapat hadiahnya (kalau panelnya Psych kan hadiahnya yang menang itu bisa dibuat karakter di ceritanya dengan nama kita, hehe. Lumayan gak siiih?).

Untuk tahun ini sendiri, jadwal acaranya sendiri bisa klik disini. Yep, acaranya emang sangat banyak, saya pun pusing ngeliatnya, hehe. Maklum, campuran. Ada anime, manga, tv, dan lain sebagiannya. Tinggal pilih aja, kok.